Makalah: Ontologi Hakikat Apa Yang Dikaji

LATAR BELAKANG
Kemampuan menalar menyebabkan manusia mampu mengembangkan pengetahuan yang merupakan rahasia kekuasaan-kekuasaan-Nya. Secara simbolik manusia memakan buah pengetahuan lewat Adam dan Hawa, dan setelah itu manusia harus hidup berbekal pengetahuannya itu. Dia mengetahui apa yang benar dan apa yang salah, mana yang baik dan mana yang buruk, serta mana yang indah dan mana yang jelek. Secara terus menerus dia selalu hidup dalam pilihan.

Manusia adalah satu-satunya mahluk yang mengembangkan pengetahuan ini sungguh-sungguh. Binatang juga mempunyai pengetahuan, namun pengetahuan ini terbatas untuk kelangsungan hidupnya. Manusia mengembangkan pengetahuannya mengatasi kebutuhan-kebutuhan kelangsungan hidup ini. Dan memikirkan hal-hal baru, menjelajah ufuk baru, karena dia hidup bukan sekedar untuk kelangsungan hidupnya, namun lebih dari pada itu. Manusia mengembangkan kebudayaan; memberi makna bagi kehidupan; manusia ‘memanusiakan” diri dalam hidupnya. Intinya adalah manusia di dalam hidupnya mempunyai tujuan tertentu yang lebih tinggi dari sekedar kelangsungan hidupnya. Inilah yang membuat manusia mengembangkan pengetahuannya dan pengetahuan ini mendorong manusia menjadi makhluk yang bersifat khas.
Pengetahuan ini mampu dikembangkan manusia disebabkan oleh dua hal utama; Bahasa. Manusia mempunyai bahasa yang mampu mengkomunikasikan informasi dan jalan pikiran yang melatar belakangi informasi tersebut. Kemampuan berpikir menurut suatu alur kerangka berpikir tertentu.  Secara garis besar cara berpikir seperti ini disebut penalaran. Dua kelebihan inilah yang memungkinkan manusia mengembangkan pengetahuannya yakni bahasa yang bersifat komunikatif dan pikiran yang mampu menalar. Agar manusia dapat berpikir dan mampu menalar, tentunya dibutuhkan ilmu pengetahuan. ....

Untuk mendapatkan makalah selengkapnya, anda bisa mendownloadnya di sini 

Password: tick.net

Daftar Pustaka Makalah Lengkap

Myant2526. 2010. Ontologi: Hakekat Yang Dikaji. Mojoagung. http://myant2526.blogspot.com/2010/05/ontologi-hakekat-yang-dikaji.html
Syaifi, Najmi. 2009. Asumsi dan Batas Ilmu. Jambi. http://najmisyaifi.blogspot.com/2009/07/asumsi-dan-batas-ilmu.html
Mulyadiniarti. 2009. Asumsi dalam Ilmu. Palembang.

No comments:

Post a Comment

Tick.Net adalah blog dofollow. Dengan berkomentar di sini, otomatis akan menjadi backlink ke website anda.
Silahkan tulis komentar, tetapi jangan Spam ya...!