Cara Membasmi Virus Ramnit (Copy of Shortcut)

Layaknya manusia, komputer yang terlalu sering melakukan“one night stand”, akan semakin rawan terhadap berbagai jenis penyakit, semutakhir apapun vaksinasi yang anda lakukan dan setebal apapun kondom yang dipasang di komputer anda, tetap saja tidak menjamin komputer anda akan bebas terhadap serangan penyakit.

Langkah pencegahannya sudah jelas….. jangan biarkan komputer anda melakukan gonta-ganti pasangan.

Akan tetapi profesi saya sebagai operator dan juga tukang ketik mengharuskan untuk merelakan komputer saya untuk disetubuhi berbagai jenis flashdisk. Dan tentu saja meskipun anda repot-repot bertanya, flasdisknya penyakitan atau tidak, kebanyakan pemiliknya mengatakan tidak tahu. Dan kalaupun ada virusnya, kita mau apa? Kita kan tidak mau membiarkan lembaran uang terbang begitu saja.

Dan akhirnya, komputer saya, saya paksa untuk bekerja laksana seorang pelacur, rela digagahi demi uang. Dan bingo… komputer saya sukses diserang berbagai macam penyakit akibat virus, cacing, serangga dan patung kuda (trojan maksudnya hehe….).

Tentu saja saya tidak tinggal diam. Sebagai seorang germo saya tidak ingin mesin uang saya tewas begitu saja. Berbagai antivirus dan kondom (firewall) sudah saya coba dan pilihan saya jatuh pada Smadav. Lebih dari satu tahun saya percayakan kehidupan komputer saya pada Smadav, dan hampir selama itu juga dia tidak pernah mengecewakan saya.  

Sampai suatu hari saya bertemu dengan virus bengal yang belakangan saya kenal dengan nama ramnit. Anda mungkin tidak terlalu familiar dengan nama ini. Di dunia maya virus ini lebih dikenal dengan nama virus Copy Of Shortcut. Virus ini biasanya menyebar lewat flashdisk atau memory external lainnya semacam SD card dll. Virus ini hanya menyerang System Operasi Window. Saya tekankan di sini sekalai lagi, Virus ini hanya menyerang System Operasi Window.

Penekanan di atas menjadi penting karena pada system operasi lain virus ini tidak melakukan aktivitas apapun. Bahkan jika virus ini menyerang memory external Handphone anda, pembasmiannya sangat mudah. anda cukup  memasukkan memory external tersebut ke HP, lalu masuk ke penyimpanan eksternal, lalu lakukan delete manual terhadap 4 file copy of shortcut dan 1 folder RECYCLER. Pembasmian manual seperti di atas tidak bisa dilakukan jika kita menggunakan OS Window, karena jika kita melakukannya. File copy of shortcut akan mucul kembali.

Tadinya saya beranggapan bahwa virus ini tidak berbahaya dan hanya proyek iseng untuk membuat jengkel para pengguna OS Window. Virus ini pada awalnya tidak membuat aplikasi menjadi crash atau lambat. Tetapi pada perkembangannya, varian virus ini menjadi semakin ganas. Virus ini dapat menghacurkan berbagai file exe yang ada di komputer anda, dapat menghancurkan file docx, dan penyebarannya  selain lewat USB flashdisk, juga bisa melalui kabel LAN.  

Smadav versi 8.4 tak berkutik, virus ini tidak terdeteksi saat anda mecolokkan USB flashdisk ke komputer.   Untungnya semua komputer saya memakai Deep Freeze sehingga jika terjadi infeksi, anda cukup melakukan restart dan komputer kembali normal. Mengenai deep freeze saya pernah bahas di sini.

Sebenarnya Smadav versi 8.5 sudah bisa mendeteksi dan membasmi virus ini. Tapi tidak mampu membasminya sampai tuntas. Saya akan bahas mengenai ini lain kali.

Satu-satunya cara adalah mengapus virus ini di luar system window. Tapi untuk menginstal Linux misalnya memerlukan waktu yang lumayan lama, belum lagi masalah penyesuaian diri terhadap system baru.

Tapi untungnya ada antivirus yang sekaligus juga membuat system tersendiri, namanya adalah Dr.Web. Anti virus ini mampu membasmi virus dan merepair file-file yang rusak akibat virus. Tapi seringkali file-file yang terserang virus itu mengalami kerusakan yang parah,  sehingga Dr. Web dengan terpaksa menghapusnya daripada merepairnya, ini yang membuat kadang-kadang suatu aplikasi menjadi crash setelah diobati dengan antivirus ini.

Berikut adalah tutorial singkat penggunaan anti virus Dr.Web
1.      Download Dr. Web di sini
2.      Burn file ISO Dr Web ke CD/DVD
3.      Setelah proses burning selesai, masukkan CD/DVD Dr. Web ke CD ROM lalu restart komputer.
4.      Setting BIOS komputer untuk melakukan first boot dari CD ROM, lalu save dan exit.
5.      Setelah restart, biarkan komputer melakukan booting dari CD ROM.
6.      Kemudian akan muncul pilihan, pilih default mode lalu tunggu
7.      Muncul tampilan layar mirip window dengan backround hijau dan ada gambar laba-laba. Pilih opsi paling atas yaitu Scanner lalu klik switch to.
8.      Jika anda tidak memakai Deep Freeze lakukan scanning terhadap seluruh partisi termasuk flashdisk. Jika anda memakai Deep Freeze, cukup scan partisi yang tidak di freeze, termasuk flahsdisk. Selain itu anda harus setia mencrongin layar karena jika sudah terdeteksi virus, anda harus melakukan cure secara manual di tiap virus yang terdeteksi, saya jamin jika komputer anda terserang virus ramnit atau copy of shortcut, jari telunjuk anda bisa pegel-pegel hehe…
9.      Setelah pembasmian selesai, restart komputer lalu ambil CD Dr. Web dari CD ROM.
10.  Ada baiknya mulai dari sekarang anda pasang aplikasi Deep Freeze, aplikasi ini sangat berguna untuk melindungi komputer anda dari virus jenis apapun juga.

SELAMAT MENCOBA


1 comment:

  1. pertamaxxxx
    emang gan sekarang tu virus shortcut mengganggu banget

    ReplyDelete

Tick.Net adalah blog dofollow. Dengan berkomentar di sini, otomatis akan menjadi backlink ke website anda.
Silahkan tulis komentar, tetapi jangan Spam ya...!